Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Bupati Hamenang Wajar Ismoyo dilaporkan diamankan dari rumah dinasnya, namun hingga laporan ini disusun KPK belum mengeluarkan konfirmasi resmi. Polresta Klaten membenarkan memberikan dukungan teknis kepada tim KPK.
Sejumlah media nasional dan lokal memberitakan kedatangan tim KPK di rumah dinas bupati sekitar pukul 07.00 WIB. Hamenang kemudian dibawa ke Mapolresta Klaten untuk pemeriksaan.
Penggeledahan di rumah dinas juga dilaporkan berlangsung pagi hingga siang hari. Video yang beredar menunjukkan sejumlah orang memasukkan bungkusan plastik ke dalam bagasi mobil, meski isi bungkusan tersebut belum diketahui.
Status OTT KPK Masih Menunggu Konfirmasi Resmi
Hingga siang hari, pimpinan KPK Setyo Budiyanto dan Fitroh Rohcahyanto belum menjawab permintaan konfirmasi dari media. CNN Indonesia sebelumnya memberitakan kabar OTT berdasarkan sumber internal pada pukul 12.26 WIB.
KPK biasanya membutuhkan waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak yang diamankan. Pengumuman resmi kerap menyusul dalam hitungan jam setelah operasi berlangsung.
Kapolresta Klaten Kombes Pol Ari Cahya Nugraha membenarkan peran kepolisian setempat. Melalui pesan singkat kepada media, ia menyatakan Polresta hanya “mem-back up” pelaksanaan tugas KPK dan mengarahkan pertanyaan lebih lanjut ke Humas KPK.
Rumah dinas bupati tampak lengang pada siang hari dengan gerbang tertutup. Pengamatan lapangan tersebut tidak membuktikan status hukum Hamenang.
Tanggapan Gubernur dan Kondisi Pemerintahan Daerah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan prihatin atas kabar tersebut. Ia memilih menunggu keterangan resmi dari KPK sebelum memberikan respons lebih lanjut.
Hamenang Wajar Ismoyo, yang dilantik sebagai bupati pada 20 Februari 2025, berasal dari PDI-P. Sebelumnya ia menjabat Ketua DPRD Kabupaten Klaten periode 2019–2024.
Sehari sebelum kabar OTT beredar, tepatnya Rabu malam 14 Oktober 2026, digelar tasyakuran pelantikan Wakil Bupati Klaten Yulinda Pratiwi. Posisi wakil bupati sempat kosong setelah Benny Indra Ardhianto wafat pada 7 Februari 2026.
Beberapa laporan media menyebut ajudan pribadi berinisial BR serta pejabat dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), serta Inspektorat ikut dibawa. Informasi ini masih bersumber dari kabar yang beredar dan belum diverifikasi KPK.
Belum ada data resmi mengenai dugaan tindak pidana, barang bukti, maupun nilai uang yang terkait operasi tersebut. KPK juga belum merilis keterangan mengenai status hukum pihak-pihak yang dilaporkan diamankan.